Nutrisi makanan sehat untuk ibu menyusui bayi

Monday, February 10, 2014 oleh Nofrizal Osri

Nutrisi bagi ibu menyusui

Bagi seseorang yang baru menjadi ibu mungkin akan mengalami kesulitan. Memandikan, mengenakan bedong, dan makanan apa yang sebaiknya dimakan dan yang dihindari, walaupun sudah didampingi nenek dari si bayi. Jika kondisi anda saat ini sedang menyusui maka anda akan mempertimbangkan makanan dan minuman apa yang terbaik. Apakah diet yang anda lakukan akan mempengaruhi bayi dan kualitas ASI.

sumber:google.com

Hal yang sebaiknya dilakukan oleh ibu menyusui sebagai berikut :

1. Cukupi kebutuhan kalori.
Seorang ibu menyusui membutuhkan setidaknya 400 hingga 500 kalori per hari. Makanlah roti gandum dengan selai kacang, pisang, apel dan yogurt bebas lemak untuk mendapatkan kalori tersebut.

2. Makanlah selalu buah-buahan dan sayur-sayuran.
Cucilah dengan bersih buah dan sayuran tersebut untuk menghilangkan endapan sisa pestisida pertanian sebelum dimakan. Variasikanlah menu makanan anda setiap hari. Untuk memastikan anda dan bayi mendapatkan semua vitamin yang diperlukan, dokter mungkin menyarankan untuk mengkonsumsi vitamin prenatal harian hingga anda menyapih si bayi.

3. Jangan sampai kekurangan cairan. 
Ini penting sekali agar ibu selalu terhidrasi. Sering-seringlah minum air dan jangan sampai terlalu haus. Jika air seni menunjukkan agak kuning gelap sebaik minum air lebih banyak lagi. Cukup minum air delapan gelas sehari. Hindari selalu jus dan minuman yang mengandung gula. Terlalu banyak gula akan berdampak pada berat badan. Hindari juga terlalu banyak mengkonsumsi kafein. Sebaiknya jangan lebih dari 3 cangkir karena kafein akan masuk ke ASI yang menyebabkan bayi susah tidur.

Bagaimana dengan diet vegatarian saat menyusui?

Pada saat anda menerapkan diet vegetarian, pasti sebelumnya anda telah tahu mana makanan yang penting yang memberi nutrisi yang anda perlukan. Oleh sebab itu yang anda lakukan adalah:

1. Pilih makanan yang kaya zat besi, protein dan kalsium.
Selama masa menyusui berusahalah untuk memenuhi nutrisi ini. Sumber zat besi yang baik berasal dari kacang polong, kacang merah, kacang hitam, lentil, gandum, sayuran hijau dan buah. Agar tubuh anda dapt menyerap zat besi, makan makanan yang kaya zat besi dibarengi dengan makanan yang mengandung vitamin C tinggi seperti stroberi, jeruk, paprika manis dan tomat.

Untuk kebutuhan protein yang baik yaitu telur, susu atau yang berasal dari tanaman sepeti produk kedelai, kacang-kacangan, biji-bijian dan gandum. Sumber kalsium terbaik yaitu produk susu dan sayuran hijau gelap. Selain itu juga bisa yogurt kedelai dan tahu.

2. Bantu dengan suplemen.
Biasanya pakar kesehatan akan menyarankan suplemen vitamin B-12 dan Vitamin D. Vitamin B-12 terdapat pada produk hewan jadi mungkin sulit bagi diet vegetarian untuk memenuhinya. Vitamin B-12 penting untuk perkembangan Otak bayi. Bila anda juga tidak makan makanan yang diperkaya vitamin D seperi susu sapi dan sereal serta juga tidak cukup terpapar sinar matahari sebaiknya anda juga mengkonsumsi suplemen vitamin D. Vitamin D diperlukan oleh bayi karena ia menyerap kalsium dan fosfor. Jika kekurangan dapat beresiko rakhitis, pelunakan, dan melemahnya tulang. Konsultasi juga dengan dokter pada pemberian suplemen Vitamin D untuk bayi.

Makanan yang harus dibatasi dan dihindari selagi menyusui.

Beberapa makanan dan minuman patut anda perhatikan ketika baru menjadi ibu.

Alkohol - Tidak ada level batasan aman jika anda meminum alkohol saat sedang masa menyusui. Tapi bila meminumnya biarkan alkohol tersebut hilang sebelum anda menyusui bayi. Biasanya alkohol akan hilang sekitar 2-3 jam per 340 gramnya. Bila anda memutuskan untuk menyusui bayi, memompa dan mebuang ASI dapat menjaga ketersediaan air susu namun tidak akan mempercepat hilangnya alkohol.

Kafein - Jangan minum lebih dari 3 cangkir sehari karena dapat menyebabkan bayi susah tidur.

Ikan - Makanan laut merupakan sumber protein dan omega 3. Namun kebanyakan mengandung merkuri. Merkuri berlebih lewat ASI dapat menimbulkan resiko perkembangan sistem saraf bayi. Untuk menjaga dari pengaruh merkuri ini pilihlah makanan laut yang rendah merkuri seperti udang, salmon, tuna kalengan, dan ikan lele. Hindari makanan laut yang tinggi merkuri seperti hiu, ikan todak, king mackerel dan tilefish.

Apakah diet yang diterapkan membuat bayi jadi rewel dan memiliki reaksi alergi.


Makanan yang anda makan pada saat diet dapat membuat bayi memiliki reaksi alergi. Jika kejadiannya seperti itu maka konsultasilah pada dokter, ini menandakan adanya alergi makanan. Biasanya makanan yang memicunya adalah :
  • susu sapi
  • telur
  • kacang tanah
  • gandum
  • kedelai
  • dan ikan
Untuk mengetahui hubungan makanan dan tingkah laku bayi anda sebaiknya buatlah menu makanan. Catat semua makanan dan minuman yang anda konsumsi lalu perhatikan tingkah laku bayi setelah anda mengkonsumsi makanan yang anda makan setelah yang diberikan pada bayi ASI. Walau telah menghilangkan menu yang menurut anda menjadi penyebab bayi aler terhadap makanan yang anda makan dan terus berlanjut, hubungi dokter. Ingat anda tidak perlu melakukan diet apapun saat masa menysui karena membuat pilihan-pilihan menyehatkan lebih untuk anda dan bayi daripada haru melakukan diet.

No comments:

Post a Comment