Jaga asam urat bagi kaum muda secara alami

Monday, February 03, 2014 oleh Nofrizal Osri
Badanden sehat - Pasti anda sering mendengar istilah asam urat. Asam urat memang diperlukan oleh tubuh karena berperan sebagai antioksidan. Asam urat adalah penyakit rematik artikuler yang disebabkan oleh kerusakan senyawa kimia purin baik dalam tubuh maupun dalam makanan. Hingga saat ini rata-rata penduduk yang terkena penyakit asam urat berasal dari kalangan produktif usia 30-50 tahun. Jika asam urat dibiarkan akan dapat menyebabkan gout. Gout adalah penyakit metabolik yang ditandai oleh peradangan pada sendi, terutama jempol kaki dan kaki karena endapan sodium.

sumber:google.com

sumber:google.com


Penyebab tingginya asam urat - Walaupun ginjal dapat menekan kadar asam urat didalam tubuh, namun karena setiap hari produksi asam urat yang dihasilkan dalam metabolisme darah selalu meningkat maka ginjal tidak mampu mengendalikannya sehingga dengan lepasnya kontrol dari dari ginjal maka akan meningkatkan kadar asam urat karena ginjal tidak mampu lagi memprosesnya dengan cepat.

Tingginya asam urat dalam darah dikenal dengan Hyperuricemia. Dalam jangka waktu lama orang yang mengidap Hyperuricemia dapat menyebabkan produksi kristal asam urat. Kristal-kristal tersebut umumnya bersarang di sendi, tendon, dan jaringan disekitarnya. Hyperuricemia jangka panjang sangat berbahaya karena menghasilkan kristal asam urat beku yang tajam sehingga si penderita mengeluh kesakitan dan sulit bergerak. Perhatikan gambar kristal asam urat dibawah ini :
Uric Acid Crystals Under the Microscope
Source: By Bobjgalindo, CC BY 2.0, via Wikipedia

Bagaimana tidak sakit jika kristalnya yang terlihat didalam mikroskop tajam-tajam seperti pecahan kaca dan bagi anda yang menderita asam urat seperti inilah kira-kira imflamasi pada sendi yang sakit yang anda rasakan saat ini. Rasa sakit yang diderita adalah reaksi anti-inflamasi melawan kristal yang menimbulkan kemerahan pada sendi yang sakit atau disebut gout.

Cara menurunkan dan mencegah kadar asam urat yang tinggi - cara alami menurunkan asam urat dapat diatasi dengan :

  1. Minum air 2-3 liter sehari. Minumlah dalam jumlah kecil berkali-kali pada waktu tertentu. Anda akan merasakan buang air kecil yang sering dan baik untuk ginjal (bukan poliuria). Air membantu ginjal memproses asam urat dan mengeluarkannya lebih mudah dari tubuh.
  2. Mengkonsumsi baking soda - baking soda dapat melarutkan kristal asam urat dan mempermudah tubuh untuk melarutkan senyawa asam. Ambil 1/2 sendok teh baking soda dan larutkan dalam 1 gelas belimbing air. Minum pada malam hari sebelum tidur dan pagi hari setelah bangun tidur serta jarak 4 jam waktu makan. [Note] : Baking soda memiliki kandungan sodium yang tinggi sehingga tidak aman bagi penderita tinggi, sebaiknya jangan gunakan baking soda jika anda menderita tekanan darah tinggi ataupun yang tidak menderita hipertensi.
  3. Ceri - ceri mengandung antosianin yang melawan inflamasi dan dapat menurunkan kadar asam urat serum sehingga bagus juga untuk mengatasi encok. Untuk mencegah asam urat makanlah ceri sebanyak 10-40 buah perhari. Sumber lain mengatakan pada penderita gout dapat mengkonsumsi 30-40 ceri setiap 4 jam atau sehari 180-240 ceri.
  4. Diet - Lakukan diet purin karena purin terdapat di tubuh dan juga makanan. Makanan yang harus dihindari oleh penderita gout adalah daging, alkohol, unggas, dan makanan laut. Makanan yang dapat dimakan oleh penderita adalah makanan rendah purin seperti asam lemak esensial [misalnya tuna, salmon], produk susu rendah lemak, karbohidrat kompleks [misalnya nasi, roti, sereal, pasta, sayur, buah dll], serta buah-buahan seperti ceri, stroberi, anggur dll.
  5. Obat alami yang dapat digunakan yaitu daun salam. Caranya ambil 10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. 
Jadi bagi yang masih muda selalu hidup dengan pola yang teratur jaga pola makan dan tingkat stress, jangan lupa minum air setiap hari. Bagi yang menderita asam urat dan ingin menerapkan pengobatan secara alami sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

No comments:

Post a Comment